Bahaya Obat-obatan

You may also like...

7 Responses

  1. nurul says:

    salam.. mungkin dari sekian banyaknya anak seumuranku, tidak akan percaya bahwa aku termasuk anak yg tidak pernah menelan obat sama sekali, bahkan ketika saya di vonis terkena radang usus, saya tidak sedikitpun menelan se abreg obt dari dokter, saya percaya org terdahulu tidak mudah sakit yg bermacam2 krn apa yg dikonsumsi mereka baik. saya memilih mengkonsumsi madu asli dan rutin olehraga, agar imunitas tubuh saya selalu baik, hingga sekarang saya jarang dan bahkan tidak pernah ke dokter. untuk pertama dan terakhirnya saya percaya pada dokter setelah saya di vonis kena radang tanpa usg terlebih dulu, jadi sampai sekarang aku hanya pake pengobatan rasional.
    artikel yg sangat bagus, aku suka. terimalasih dokter…

  2. farhan says:

    saya juga sama..sejak kecil jika anak sakit pasti di bawa ke dokter dan selalu dapat antibiotik.. 🙁

  3. Artikel mendukung sekali prinsipku sejak dulu orng tua sdh ajarkan jng tergantung dg obat-obatan…!!

    Klu sakit mkn buah minum air putih lebih byk saat sdng skt…. artikel ini membantuku menjelaskan pd suamiku..terima kasih… TUHAN memberkati (Y)

  4. Anonymous says:

    Mantaaaaaaaap….

    • Florentina Anwar says:

      Jadi teringat dg kasus kakaku yg tinggal di Belanda sakit batuk SDH BER-BULAN2dan TDK mau minum obat apapun! Tapi..krn saya merasa terganggu dan kasihan melihat dia kalau batuk sampe nungging2 dan ngompol (sdh tua 68th)..sy bilang ke dokter dan minum obatnya.sbab mnurut sy kondisinya SDH diluar batas ‘pembiaran viral infection’..mnurutku LBH baik mnm obat selama 5 hari dan SEMBUH batuknya drpd dibiarkan tanpa obat demi sugesti di Belanda yg mengatakan kl flu itu BKN penyakit..shgg flu batuknya ITU sdh ber bulan2..:-/ !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *